Politik

Bahlil Ditelepon Prabowo di Sela Acara Pelantikan DPD Maluku, Apa yang Dibahas?

Bahlil Ditelepon Prabowo di Sela Acara Pelantikan DPD Maluku, Apa yang Dibahas?
Jakarta -

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia ditelepon Presiden Prabowo Subianto di tengah acara pelantikan DPD Golkar Maluku. Apa yang dibahas?

Momen itu terjadi saat Gubernur Maluku sekaligus Ketua DPD Gerindra Maluku Hendrik Izaac Lewerissa sedang menyampaikan sambutan. Hendrik sempat menghentikan sambutannya ketika Bahlil keluar dari ruangan untuk menerima telepon Prabowo.

Saat itu, Hendrik tengah meminta dukungan Golkar terkait perjuangan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan.

"Saya menyampaikan permohonan bahwa saat ini kami sedang memperjuangkan lahirnya UU daerah kepulauan. Ini adalah satu perjuangan politik panjang yang telah dilakukan para senior sebelumnya, di pusat kekuasaan di Jakarta. Sudah 20 tahun lebih berjuang belum ada hasilnya. Tapi di tahun ini sudah ada tanda-tanda secercah harapan bahwa undang-undang ini telah mendapat atensi dari pemerintah pusat," ujar Hendrik dilihat di YouTube Kabar Golkar, Sabtu (7/11/2026).

Hendrik mengatakan perjuangan RUU Daerah Kepulauan kini mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Bahkan saat ini telah terbentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas rancangan undang-undang tersebut.

"Saat ini telah terbentuk pansus untuk membahas RUU Daerah Kepulauan. Oleh karena itu, di kesempatan terbaik, saya memohon dukungan Bapak Ketum Partai Golkar," ujar Hendrik.

Namun Hendrik kemudian menghentikan sambutannya sejenak karena Bahlil harus menerima telepon dari Prabowo.

"Kami tunggu dulu Bapak Ketum lagi dihubungi Bapak Presiden," lanjutnya.

Bahlil kemudian kembali ke ruangan setelah menerima telepon tersebut. Hendrik pun sempat berseloroh melihat ekspresi Bahlil yang tampak semringah.

"Kalau Pak Ketum masuk ruangan dengan wajah semringah, itu berarti barang-barang masuk semua," kata Hendrik saat Bahlil kembali masuk ruangan.

Saat giliran memberikan sambutan, Bahlil menyinggung isi percakapannya dengan Prabowo ditelepon. Bahlil mengungkapkan bahwa Prabowo menitipkan salam untuk Hendrik dan seluruh tamu yang hadir dalam acara tersebut.

"Tadi saya ditelpon Bapak Presiden, dia kirim salam untuk Bapak Gubernur. Saya tadi, mohon maaf, saya keluar tadi terima telepon, salam untuk Pak Gubernur dan kepada Bapak, seluruh Bapak Ibu semua yang ada dalam ruangan ini. Nanti jangan sampai di bilang ini isu-isu begini jangan sampai Ketum Golkar hubungannya dengan Bapak Presiden gimana ya, sori ye," ujarnya.

Bahlil juga menyinggung hubungan Golkar dengan Prabowo. Dia menegaskan Golkar tidak pernah ragu untuk membangun koalisi bersama Prabowo, bahkan membuka peluang koalisi permanen.

"Koalisi ini harus dibangun, Golkar nggak pernah malu-malu. Bila perlu, koalisinya koalisi permanen, apalagi satu rumah beda kamar," ujarnya.

Menko Hilirisasi dan Transisi Energi ini menyebut Prabowo memiliki kedekatan historis dengan Partai Golkar. Menurutnya, Prabowo merupakan alumni Golkar dan pernah menjadi anggota Dewan Pembina partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Bagi Golkar, Pak Prabowo ini adalah alumni Golkar, mantan anggota Dewan Pembina Golkar. Kalau sudah ada orang Golkar di sana, kita mau pikir apa lagi, setuju nggak?" kata Bahlil.