Ekonomi

BEI Siapkan Sistem Peringatan Dini Manipulasi Saham

BEI Siapkan Sistem Peringatan Dini Manipulasi Saham
Jakarta, CNN Indonesia

Bursa Efek Indonesia () menyiapkan sistem peringatan dini (real-time flagging) untuk mendeteksi indikasi  hingga pelanggaran (misconduct) transaksidi pasar modal.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan langkah ini merupakan bagian dari penguatan aspek pengawasan yang tengah dilakukan bursa.

Jeffrey menjelaskan metodologi dan prosedur pengawasan baru tersebut akan langsung memantau serta mengumumkan ke publik jika ditemukan aktivitas mencurigakan di pasar.

"Kami akan menyampaikan real-time flagging kepada pasar bila kami menemukan ada indikasi, ya upaya manipulasi atau misconduct lain di pasar. Akan segera kami umumkan kepada pasar bahwa proses investigasi sudah dilakukan atau dimulai," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (5/11).

Jeffrey menerangkan pembenahan sistem pengawasan ini berjalan seiring dengan reformasi di dua aspek lainnya, yaitu peningkatan kualitas transparansi data pemegang saham di atas 1 persen hingga pihak terafiliasi, serta penguatan likuiditas pasar.

Ia menyebut langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun penyedia indeks global.

Di sisi lain, BEI juga tengah mencermati dinamika pasar terkait rencana pembukaan kembali transaksi short selling. Ia memastikan pihaknya tidak akan terburu-buru dan terus memantau pergerakan pasar agar tetap stabil.

"Kita pantau pasarnya, ya. Kalau pasarnya sudah lebih kondusif, ya, tidak ada kepanikan yang berlebihan, ya tentu short selling bisa kita masukkan kembali daftar sahamnya," tegasnya.

Terkait potensi jumlah saham yang nantinya akan masuk ke dalam daftar transaksi short selling tersebut, pengelola bursa masih melakukan evaluasi berkala dan akan menyampaikannya setelah kondisi pasar dinilai memungkinkan.

"Ya kita lihat nanti. Kami umumkan nanti," jawab Jeffrey.