JAKARTA -- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali mewadahi bakat olahraga pelajar melalui ajang BSI Flash Sport Competition Jakarta. Kompetisi antarsekolah ini diselenggarakan di Sport Center UBSI kampus Cengkareng, Jakarta Barat, Oktober lalu. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di lapangan.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berupaya mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui berbagai fasilitasnya. BSI Flash dihadirkan untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan aktivitas positif di luar kegiatan akademik. Melalui kompetisi ini, siswa dapat merasakan pengalaman bertanding sekaligus membangun relasi dengan pelajar dari sekolah lain.
Direktur BSI Flash, Ade Kurniawan, mengatakan bahwa ajang ini tidak semata-mata berorientasi pada hasil akhir pertandingan. Tetapi dirancang secara khusus untuk melatih mental, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim. Ia menilai kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan agar acara ini berjalan lancar.
“Melalui BSI Flash Sport Competition Jakarta, saya berharap para peserta bisa mendapatkan pengalaman bertanding yang positif. Bagi saya, kemenangan memang menjadi salah satu tujuan dalam kompetisi, tetapi proses, kerja sama, kedisiplinan, dan sportivitas juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan," kata Ade saat menjelaskan visi kegiatan tersebut.
Dukungan nyata terhadap ajang olahraga pelajar ini turut datang dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jakarta Barat. Sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi olahraga dinilai penting untuk memperkenalkan nilai-nilai positif sejak usia sekolah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas kesempatan pelajar untuk terus berkembang secara terarah.
Sekretaris Umum PSSI Jakarta Barat, Asep Jurbi, menyebut kompetisi seperti ini sangat krusial bagi proses pembelajaran karakter siswa. Menurutnya, peserta dapat belajar menghargai lawan dan melatih tanggung jawab saat menghadapi tekanan di pertandingan.
“Saya melihat kegiatan seperti BSI Flash Sport Competition Jakarta ini sangat positif dan kami dari PSSI Jakarta Barat tentu memberikan dukungan penuh," ungkap Asep.
Asep juga berharap agenda serupa dapat terus dikembangkan secara konsisten pada masa mendatang. "Jangan hanya melihat siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana para peserta bisa mendapatkan pengalaman, belajar menghargai lawan, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka," tambahnya.
Ia berharap, penyelenggaraan BSI Flash menjadi agenda berkelanjutan yang konsisten mewadahi minat bakat pelajar. Semangat kompetisi tidak boleh berhenti sekadar pada pencapaian gelar juara.
“Lebih dari itu, ajang ini menjadi pengingat bahwa olahraga mampu membentuk karakter dan mental unggul generasi muda. Nilai-nilai kedisiplinan tersebut diharapkan terus diterapkan oleh para peserta di lingkungan sekolah maupun Masyarakat,” tutup Asep.