Ekonomi

Cek Daftar Harga Emas Pegadaian 7 November 2026, Galeri24 hingga Antam

Cek Daftar Harga Emas Pegadaian 7 November 2026, Galeri24 hingga Antam

Liputan6.com, Jakarta - yang dijual oleh PT (Persero) pada Sabtu (7/11/2026) menunjukkan harga yang bervariasi untuk tiga produk, yakni, , dan .

Harga emas Galeri24 tercatat Rp 2.507.000 per gram, Antam Rp 2.584.000 per gram, sedangkan UBS dibanderol Rp 2.540.000 per gram.

Berdasarkan informasi laman resmi Pegadaian, harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan yang dilakukan perusahaan.

Ketiga produk emas itu juga tersedia dalam pilihan berat yang berbeda. Galeri24 dijual mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.

Sementara itu, emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Adapun emas Antam yang dijual melalui Pegadaian tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian pada Sabtu (7/11/2026):

1. Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.315.000
  • 1 gram: Rp 2.507.000
  • 2 gram: Rp 4.953.000
  • 5 gram: Rp 12.291.000
  • 10 gram: Rp 24.517.000
  • 25 gram: Rp 60.962.000
  • 50 gram: Rp 121.827.000
  • 100 gram: Rp 243.534.000
  • 250 gram: Rp 607.339.000
  • 500 gram: Rp 1.214.677.000
  • 1.000 gram: Rp 2.429.353.000

2. Harga Emas Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.343.000
  • 1 gram: Rp 2.584.000
  • 2 gram: Rp 5.106.000
  • 3 gram: Rp 7.633.000
  • 5 gram: Rp 12.688.000
  • 10 gram: Rp 25.320.000
  • 25 gram: Rp 63.171.000
  • 50 gram: Rp 126.261.000
  • 100 gram: Rp 252.443.000

3. Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.373.000
  • 1 gram: Rp 2.540.000
  • 2 gram: Rp 5.041.000
  • 5 gram: Rp 12.457.000
  • 10 gram: Rp 24.783.000
  • 25 gram: Rp 61.836.000
  • 50 gram: Rp 123.418.000
  • 100 gram: Rp 246.737.000
  • 250 gram: Rp 616.662.000
  • 500 gram: Rp 1.231.877.000.

Harga Emas Dunia Tertekan Data Ketenagakerjaan AS

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Jumat setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) tercatat lebih kuat dari perkiraan. Data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Kondisi ini turut mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi US$ 4.059,90 per ons. Bahkan, logam mulia tersebut sempat menyentuh level terendah US$ 4.033,29 per ons. Meski demikian, harga emas masih mencatat kenaikan 4,8 persen sepanjang pekan.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 1 persen menjadi US$ 4.071,80 per ons.

Indeks dolar AS menguat 0,7 persen ke level tertinggi sejak 29 Oktober. Penguatan dolar membuat emas yang dihargai dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga meningkat.

Ujian Bagi Emas

Analis logam Tai Wong mengatakan, penguatan data ketenagakerjaan AS memberikan tekanan terhadap harga emas.

"Harga emas langsung terkoreksi setelah laporan ketenagakerjaan yang sangat kuat di berbagai sektor, tetapi kini berusaha kembali menguat. Ini menjadi ujian bagi reli harga emas sepanjang pekan ini," kata Wong dikutip dari CNBC, Sabtu (7/11/2026).

Data menunjukkan jumlah tenaga kerja nonpertanian AS (nonfarm payrolls) pada Oktober meningkat lebih tinggi dari perkiraan. Tingkat pengangguran juga turun menjadi 4,1 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat sehingga memberikan ruang bagi The Fed untuk lebih fokus mengendalikan inflasi.

Suku bunga tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Akibatnya, daya tarik emas bagi investor berkurang.