Ekonomi

Energi Mengajar Negeri, PGN Jangkau 1.300 Siswa dan Tenaga Pendidik

Energi Mengajar Negeri, PGN Jangkau 1.300 Siswa dan Tenaga Pendidik

Liputan6.com, Jakarta - Kesempatan belajar dan mengenali potensi diri menjadi salah satu hal penting dalam mendukung perkembangan anak-anak. Tidak hanya melalui kegiatan di ruang kelas, pengalaman dan inspirasi dari lingkungan sekitar juga dapat membantu siswa membangun kepercayaan diri serta keberanian untuk meraih cita-cita.

Hal tersebut menjadi bagian dari Program Energi Mengajar Negeri 2026 yang dijalankan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina. Dalam gelaran ini, PGN melibatkan 61 relawan dari berbagai fungsi perusahaan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan siswa sekolah dasar di sejumlah wilayah Indonesia.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, keterlibatan karyawan menjadi bagian penting dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

“Melalui Energi Mengajar Negeri, kami ingin menghadirkan kontribusi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran para relawan bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman dan motivasi baru bagi anak-anak agar terus belajar, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi diri,” ujar Fajriyah, dalam keterangan tertulis, Jumat (6/11/2026).

Program yang dimulai di Kabupaten Bangka pada 16 September 2026 dan berakhir di Banyuwangi pada 26 Oktober 2026 tersebut menjangkau lebih dari 1.300 penerima manfaat, yang terdiri atas siswa dan tenaga pendidik.

Pelaksanaannya tersebar di delapan wilayah, yakni Pangkalpinang, Cirebon, Karawang, Pasuruan, Pagar Dewa di Lampung, Kendal, Cilegon, dan Banyuwangi. Khusus di Karawang, kegiatan berlangsung di dua sekolah sehingga total terdapat 10 titik pelaksanaan.

Melalui kegiatan belajar bersama relawan, siswa diajak mengikuti pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif. Mereka juga didorong untuk lebih percaya diri, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi diri.

Sekolah Dapat Bantuan Fasilitas hingga Perlengkapan Belajar

Selain kegiatan belajar bersama relawan, Program Energi Mengajar Negeri 2026 juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah yang menjadi lokasi kegiatan.

Bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah agar dapat menunjang proses belajar mengajar. Bentuk dukungannya meliputi fasilitas dan alat bantu pembelajaran, perlengkapan ekstrakurikuler dan olahraga, hingga perlengkapan sekolah bagi siswa.

PGN juga memperhatikan kebutuhan aksesibilitas dan kenyamanan belajar. Salah satunya melalui penyediaan alat bantu mobilitas bagi siswa penyandang disabilitas.

Fajriyah melanjutkan, setiap sekolah memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda sehingga dukungan perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Kami memahami bahwa setiap sekolah memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda. Karena itu, dukungan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar dapat membantu menunjang proses belajar mengajar. Kami berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam jangka panjang,” kata dia.

Pendidikan Tak Hanya Soal Fasilitas Sekolah

Dukungan terhadap pendidikan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan ruang kelas, buku, maupun perlengkapan belajar. Kesempatan memperoleh pengalaman baru dan berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas juga menjadi bagian penting dalam proses perkembangan siswa.

Melalui Energi Mengajar Negeri, PGN berupaya menghadirkan pengalaman tersebut dengan melibatkan karyawan sebagai relawan pendidikan. Interaksi langsung diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan sekaligus motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar.

Program ini juga menggabungkan kegiatan berbagi pengetahuan dengan pemberian fasilitas sesuai kebutuhan sekolah. Dengan demikian, dukungan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengalaman belajar siswa, tetapi juga membantu menunjang aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan Energi Mengajar Negeri 2026 yang menjangkau lebih dari 1.300 penerima manfaat menjadi bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan PGN dalam bidang pendidikan.

Melalui keterlibatan relawan dan dukungan fasilitas tersebut, perusahaan berharap sekolah memiliki lingkungan belajar yang lebih mendukung, sementara siswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri.