Nasional

Janice Tjen tembus semifinal Chennai Open, kian dekat pertahankan gelar

Janice Tjen tembus semifinal Chennai Open, kian dekat pertahankan gelar

Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen semakin dekat untuk mempertahankan gelar Chennai Open setelah memastikan tempat di semifinal turnamen WTA 250 tersebut dengan mengalahkan petenis Rusia Polina Kudermetova pada babak perempat final, Jumat.

Janice yang tampil sebagai unggulan pertama menang melalui pertarungan tiga set dengan skor 5-7, 6-4, 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 17 menit di SDAT Tennis Stadium, Chennai, India, demikian catatan WTA.

Kemenangan tersebut menjaga peluang Janice untuk kembali mengangkat trofi di turnamen yang pernah dimenanginya pada 2025. Tahun lalu, Janice menjadi juara setelah mengalahkan petenis Australia Kimberly Birrell dengan skor 6-4, 6-3 pada pertandingan final.

Perjalanan Janice menuju semifinal tahun ini tidak berlangsung mudah. Ia harus mengakui keunggulan Kudermetova pada set pertama dengan 5-7.

Namun, petenis berusia 24 tahun itu mampu bangkit pada set kedua. Janice meningkatkan tekanan dan berhasil mengamankan kemenangan 6-4 untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Pada set ketiga, Janice tampil lebih meyakinkan dengan langsung merebut keunggulan 2-0. Ia kemudian menjaga momentum hingga unggul 4-1 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor 6-2.

Dominasi Janice juga tercermin dalam statistik pertandingan. Ia mencatatkan 13 ace, berbanding tiga milik Kudermetova, serta menghasilkan 13 winner dengan hanya dua kesalahan sendiri.

Sementara itu, Kudermetova hanya membukukan tiga winner dan melakukan tujuh kesalahan sendiri. Janice juga unggul dalam perolehan total poin dengan persentase 54 persen, sedangkan lawannya mencatatkan 46 persen.

Keberhasilan melangkah ke semifinal menjadi langkah penting bagi Janice dalam upayanya mempertahankan gelar sekaligus memperkuat posisinya sebagai unggulan teratas Chennai Open 2026.

Pada edisi 2025, Janice datang tanpa status unggulan, tetapi mampu mengakhiri turnamen sebagai juara.

Gelar tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi tenis Indonesia karena mengakhiri penantian 23 tahun untuk kembali memiliki juara tunggal turnamen level WTA. Janice menjadi petenis Indonesia pertama sejak Angelique Widjaja pada 2002 yang berhasil meraih gelar tunggal di level tersebut.

Tahun ini, Janice juga mencatatkan sejarah sebagai petenis Asia pertama yang menempati posisi unggulan teratas dalam penyelenggaraan Chennai Open.