Surabaya (ANTARA) - Jawa Timur (Jatim) meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik dalam kompetisi nasional ImagiNation 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama AssemblrEDU, dengan mencatatkan partisipasi terbanyak yakni 505 sekolah.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Jumat mengapresiasi para murid, guru, kepala sekolah, dan seluruh insan pendidikan yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan kita bersama. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para murid, guru, kepala sekolah, serta seluruh insan pendidikan Jawa Timur yang terus bergerak dan berkarya. Di balik setiap karya anak-anak kita, ada ketekunan belajar, kesabaran guru mendampingi, serta dukungan orang tua yang patut kita hargai,” katanya.
Jawa Timur mengungguli Jawa Barat dengan 457 sekolah dan Jawa Tengah sebanyak 293 sekolah. Dari total peserta Jatim, sebanyak 223 merupakan sekolah dasar (SD), 119 sekolah menengah pertama (SMP), serta 163 sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Khofifah mengatakan tingginya partisipasi tersebut mencerminkan antusiasme sekolah dalam mengembangkan kreativitas dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi.
“Prestasi menjadi salah satu ukuran keberhasilan pendidikan ketika lahir dari proses belajar yang berkualitas. Kita ingin anak-anak semakin mampu berpikir kritis, berani mencoba, terampil memecahkan masalah, dan memiliki karakter yang kuat. Itulah makna prestasi yang harus terus kita tumbuhkan di Jawa Timur,” katanya.
Khofifah berharap capaian tersebut diikuti pendampingan agar inovasi sekolah berkembang menjadi karya berkualitas dan praktik pembelajaran berkelanjutan.
Melalui ImagiNation, guru dan murid mengembangkan karya interaktif berbasis teknologi tiga dimensi (3D) dan augmented reality (AR). Khofifah berharap teknologi tersebut membantu murid memahami pelajaran sekaligus mengembangkan imajinasi dan kreativitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari antusiasme guru dan murid dalam memanfaatkan teknologi.
“Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan Kemendikdasmen serta antusiasme anak-anak kami dalam mengikuti kompetisi di bidang teknologi. Ajang ini diharapkan dapat terus diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya sehingga menjadi wadah bagi guru dan murid untuk mengembangkan kreativitas serta meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Aries.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menyebut kompetisi tersebut diikuti lebih dari 5.200 guru dan murid yang menghasilkan lebih dari 1.600 proyek. Sebanyak 1.393 karya terpilih ke tahap berikutnya, terdiri atas 908 karya murid dan 485 karya guru.
Kompetisi perdana tersebut mencakup empat kategori, yakni Dreamers untuk SD, Makers untuk SMP, Visionaries untuk SMA/SMK, serta EDU Innovators untuk guru.
Jatim raih penghargaan provinsi terbaik ajang ImagiNation 2026