Olahraga

Jesus de Miguel Wafat, Kiper Andorra Pertimbangkan Pensiun

Jesus de Miguel Wafat, Kiper Andorra Pertimbangkan Pensiun
Tenerife -

Kiper Andorra Jesus Owono dihantui rasa bersalah setelah tak sengaja menyebabkan kematian Jesus de Miguel. Dia sampai mempertimbangkan pensiun dini.

Striker Tenerife Jesus de Miguel meninggal dunia saat tampil menghadapi Andorra dalam laga divisi 2 Liga Spanyol pekan lalu. Dia tewas setelah bertubrukan dengan Jesus Owono dalam duel perebutan bola di udara.

Benturan keras dari Owono pada bagian dada menyebabkan De Miguel mengalami henti jantung. Pemain berusia 30 tahun itu sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong.

Owono amat merasa bersalah atas kematian De Miguel. Penjaga gawang Timnas Guinea Ekuatorial berusia 25 tahun itu juga mendapat hujatan di media sosial, hingga dirinya dan keluarga dicap sebagai 'pembunuh'.

Perasaan bersalah, hinaan masif yang diterima, serta ancaman bagi dirinya dan keluarga membuat Owono mempertimbangkan untuk mengakhiri karier sepakbola. Hal itu diutarakan Ana Maye, kordinator umum Timnas Guinea Ekuatorial.

"Tidak peduli seberapa banyak kami memberitahunya, dia sangat sedih. Dia sangat terpengaruh, terutama untuk putra Jesus Miguel yang berusia satu setengah tahun dan untuk jandanya. Dia tidak tahu bagaimana menghadapi semua ini," kata Maye, dikutip dari Mundo Deportivo.

"Mereka menyebut saudara laki-laki Owono sebagai pembunuh. Adiknya dicemooh oleh rekan satu timnya, dan bahkan beberapa orang tua menghinanya. Ini sangat sulit," Maye menambahkan.

"Adik perempuannya, yang belajar di Universitas Valencia, juga menderita karena apa yang terjadi. Mereka tidak pantas menerima ini," jelasnya.

Andorra juga memberi dukungan psikologis dengan bantuan para profesional kepada Jesus Owono. Klub menjelaskan apa yang terjadi adalah sebuah kecelakaan yang tak disengaja.