tidak akan bertanding pada ajang yang berlangsung pada pertengahan tahun ini. Kapan terakhir kali skuad Garuda tidak memanfaatkan kesempatan untuk meraih poin demi perbaikan ranking FIFA?
Sudah bulat keputusan mengistirahatkan Timnas Indonesia dalam FIFA matchday November 2026. Skuad Merah Putih tidak bertanding pada pertengahan bulan ini.
"Timnas Indonesia memutuskan untuk memanfaatkan periode FIFA Matchday November dengan menggelar pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia selama tujuh hari di Bali," tulis pernyataan resmi PSSI.
Sebelumnya Timnas Indonesia dijadwalkan bertandang ke Asia Barat, namun penundaan Piala Asia 2027 dan situasi di jazirah Arab yang kurang kondusif dalam beberapa bulan terakhir membuat tim Garuda mengurungkan niat.
Tidak bermain di FIFA matchday adalah situasi yang jarang terjadi buat Timnas Indonesia.
Tahun ini saja, setelah dilatih John Herdman, Timnas Indonesia selalu berlaga di FIFA Matchday yang berlangsung pada Maret, Juni, serta September hingga Oktober.
Kali terakhir Timnas Indonesia tidak memanfaatkan jatah FIFA match day adalah pada November tahun lalu.
Ketika itu posisi pelatih kosong setelah PSSI memutuskan tidak lagi menggunakan jasa Patrick Kluivert selepas kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2025.
Tanpa pertandingan pada FIFA matchday November 2026, Herdman tetap berharap pemusatan latihan bisa meningkatkan kesiapan tim menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.
"Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut. Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia," kata Herdman dikutip dari rilis resmi PSSI.
"Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional," terang Herdman melanjutkan.