Surabaya (ANTARA) - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengajak masyarakat memperkuat peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
"Persoalan narkoba ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kita tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Jangan sampai narkoba yang awalnya kita anggap jauh, ternyata sudah masuk ke lingkungan bahkan keluarga kita sendiri," ujar Dekananto di Surabaya, Sabtu.
Menurut dia, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus penyalahgunaan narkotika, termasuk kemungkinan penggunaan rokok elektrik atau vape sebagai media konsumsi zat terlarang.
Dekananto menilai keluarga memiliki peran penting dalam melindungi anak-anak dari ancaman narkoba. Karena itu, orang tua diminta meningkatkan komunikasi dan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak.
Selain itu, masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan dugaan peredaran narkoba kepada kepolisian melalui layanan 110 yang dapat diakses secara gratis.
Dia menegaskan perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba merupakan bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Selain mengingatkan tentang pencegahan narkoba, Dekananto meminta seluruh personel kepolisian mengedepankan pelayanan yang humanis, menjaga kepercayaan publik, serta tidak menyalahgunakan kewenangan.
"Saya selalu mengingatkan seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Jika ada anggota yang melakukan tindakan meresahkan, silakan laporkan. Saya akan tindak tegas," katanya.
Dekananto menyatakan terbuka terhadap kritik, masukan, dan laporan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat pelayanan atau sikap anggota kepolisian yang belum memenuhi harapan masyarakat.
Melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling), Kapolda berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mendorong kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Upaya tersebut sejalan dengan program Jogo Omah yang menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketenteraman lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.