Nasional

Kasus campak di AS tembus 5.000 pada 2026

Kasus campak di AS tembus 5.000 pada 2026

Washington (ANTARA) - Kasus campak di AS tembus 5.000 pada 2026. Dari total tersebut, 5.164 kasus dilaporkan di 47 yurisdiksi AS, sementara 18 kasus lainnya dilaporkan di kalangan pengunjung internasional yang datang ke AS, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), badan kesehatan masyarakat federal di bawah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat.

Sebanyak 562 pasien, atau sekitar 11 persen dari total kasus terkonfirmasi, telah dirawat di rumah sakit.

Sekitar 96 persen kasus melibatkan orang yang belum divaksinasi atau status vaksinasinya tidak diketahui, menurut CDC.

Jumlah kumulatif kasus tahun ini telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2.289 kasus yang dilaporkan pada 2025. Angka ini merupakan total tahunan tertinggi di AS sejak 1991.

Pejabat kesehatan Negara Bagian Wisconsin pada Kamis melaporkan bahwa seorang bayi meninggal dunia akibat campak di tengah wabah yang masih berlangsung di bagian barat daya negara bagian tersebut. Kematian ini merupakan yang pertama dilaporkan di Wisconsin sejak 1990, menurut Departemen Layanan Kesehatan negara bagian itu. Pihak koroner menyebut campak sebagai penyebab langsung kematian.

CDC merekomendasikan dua dosis vaksin campak, gondongan, dan rubela sebagai perlindungan terbaik terhadap campak. Namun, data CDC menunjukkan bahwa cakupan vaksinasi di kalangan siswa taman kanak-kanak di AS mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.