Politik

Kemenbud ajak generasi muda jadi pendongeng, wariskan budaya Nusantara

Kemenbud ajak generasi muda jadi pendongeng, wariskan budaya Nusantara
Kami juga berharap keterlibatan komunitas storytelling, baik di tingkat nasional maupun internasional, dapat memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia melalui pendekatan yang kreatif dan inklusif

Jakarta (ANTARA) - Direktur Promosi Kebudayaan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Wawan Yogaswara meminta generasi muda Indonesia untuk dapat menjadi storyteller atau pendongeng untuk mewariskan budaya Nusantara untuk generasi mendatang.

Menurut Wawan, anak-anak muda dapat menjadi pendongeng dengan mengisahkan kejadian-kejadian yang dekat dengan keseharian di sekitar hingga tradisi budaya Indonesia, untuk nantinya kisah itu diwariskan ke generasi yang lebih muda.

"Cerita-cerita tersebut perlu terus dihidupkan agar tidak hanya dikenal oleh generasi saat ini, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi mendatang," katanya saat membuka acara kompetisi dongeng di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta Pusat, Sabtu.

Guna mendukung nilai-nilai Nusantara dapat diwariskan lewat kegiatan bercerita, Wawan mengungkapkan peran strategis dari komunitas pendongeng dalam mengemas narasi budaya dengan cara yang lebih relevan dan modern.

Kolaborasi dengan para pegiat dongeng baik di dalam maupun luar negeri dinilai menjadi kunci penyebaran nilai budaya yang lebih luas dan merangkul semua kalangan.

"Kami juga berharap keterlibatan komunitas storytelling, baik di tingkat nasional maupun internasional, dapat memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia melalui pendekatan yang kreatif dan inklusif," ujarnya

Melalui pendekatan yang kreatif tersebut, Kemenbud berharap nilai-nilai positif yang membangun Indonesia dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan semakin diminati oleh generasi muda penerus bangsa.

Tidak hanya mengimbau peran penting pendongeng, Kemenbud dalam mengaktifkan peran para pendongeng muda di Indonesia menghadirkan kompetisi Youth Storytelling Competition for International School Students 2026 yang mengambil tema “Cerita untuk Dunia: Toleransi, Kemanusiaan, dan Perdamaian”.

Puncak dari kompetisi ini digelar pada tanggal 7-8 November 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta Pusat.

Tersedia ruang pameran karya-karya para nominator dan instalasi seni interaktif yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum di lokasi penyelenggaraan puncak acara ini.

Selain itu terdapat juga seminar, diskusi komunitas, dan lokakarya untuk para peminat cerita yang dapat memberikan ruang pertukaran ilmu mengenai kegiatan tersebut.