gagal memastikan titel juara dunia di MotoGP Qatar, Minggu (8/11). Namun ia akan susah diadang untuk merebut gelar juara dunia di MotoGP Portugal dua pekan mendatang.
Marquez tidak bisa mengunci gelar juara dunia di Sirkuit Lusail lantaran tidak berhasil memenuhi syarat berat, yaitu memenangkan MotoGP Qatar plus Jorge Martin gagal mendapatkan poin. Marc Marquez finis di posisi runner up dan Jorge Martin ada di peringkat ketujuh.
Namun Marc Marquez tetap berhasil menciptakan jarak tambahan dengan Jorge Martin. Marc Marquez kini mengoleksi 431 poin, unggul 60 angka atas Jorge Martin.
Hal itu membuat Marc Marquez akan sulit ditahan oleh Jorge Martin di seri berikutnya. Setelah MotoGP Qatar usai, dua seri tersisa adalah MotoGP Portugal (22 November) dan MotoGP Valencia (29 November).
Pada seri MotoGP Portugal, peluang Marc Marquez untuk jadi juara dunia jauh lebih besar dibandingkan peluang juara dunia di MotoGP Qatar. Hal itu tak lepas dari selisih 60 angka yang dimiliki oleh Marc Marquez.
Marc Marquez akan mengunci titel juara dunia di MotoGP Qatar bila berhasil mempertahankan selisih poin dengan Jorge Martin minimal 37 angka setelah MotoGP Qatar berakhir. Artinya, Marc Marquez akan tetap jadi juara dunia MotoGP 2026 di Portugal meski ia kehilangan jarak 23 poin di Portugal.
Sebagai contoh, bila Jorge Martin melakukan sapu bersih di Portugal dengan merebut poin maksimal 37 usai menang di sprint race dan full race, Marc Marquez akan tetap jadi juara dunia dengan hanya meraih tambahan 14 poin dari total dua balapan.
Merujuk performa terkini Marc Marquez, meraih 14 poin dari total dua balapan, sprint race dan full race, jelas merupakan hal yang tidak sulit bagi Marc Marquez. Kebutuhan poin Marc Marquez jelas akan berkurang andai Jorge Martin tidak bisa melakukan sapu bersih di MotoGP Portugal.
(ptr)