Politik

PAL Jaya pastikan pekerjaan pipa limbah TB Simatupang tak ganggu jalan

PAL Jaya pastikan pekerjaan pipa limbah TB Simatupang tak ganggu jalan

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah (Perumda PAL Jaya) memastikan pekerjaan pemasangan pipa air limbah di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan tidak mengganggu lalu lintas maupun menimbulkan kemacetan di jalan umum.

"Pekerjaan PAL Jaya yang masih berlangsung saat ini berada di kawasan TB Simatupang. Dalam pelaksanaannya, PAL Jaya telah berkoordinasi dengan sejumlah pemilik gedung di sekitar area tersebut," kata Direktur Utama PAL Jaya Untung Suryadi kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

Untung menjelaskan, koordinasi tersebut dilakukan karena pekerjaan pemasangan pipa air limbah berlangsung di dalam area gedung sehingga tidak mengganggu aktivitas kendaraan di jalan umum.

Dengan demikian, pekerjaan infrastruktur pengelolaan air limbah tersebut dapat terus berjalan tanpa menghambat mobilitas masyarakat di kawasan TB Simatupang.

Dia menyebutkan, pekerjaan pemasangan pipa air limbah tersebut ditargetkan selesai pada triwulan pertama 2027.

Selain itu, PAL Jaya menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan Perumda PAM Jaya maupun pihak lainnya terkait pekerjaan penggalian yang membutuhkan penyesuaian di lapangan.

"PAL Jaya siap berkoordinasi untuk pekerjaan penggalian yang memerlukan koordinasi dengan PAM Jaya ataupun pihak lainnya agar tidak terlalu banyak galian yang tersebar di jalan," ucapnya.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat meminimalkan pekerjaan penggalian yang tersebar di sejumlah ruas jalan sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap pengguna jalan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta PAM JAYA dan seluruh instansi terkait mengoordinasikan pekerjaan galian agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Ia menegaskan seluruh perusahaan maupun instansi yang melakukan pekerjaan galian harus menyelaraskan kegiatan karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pramono juga menyatakan akan menertibkan sejumlah proyek galian yang dikeluhkan warga karena memakan badan jalan dalam waktu lama dan berpotensi memperparah kemacetan di Ibu Kota.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap koordinasi lintas instansi dapat membuat pembangunan infrastruktur berjalan lebih efektif tanpa mengabaikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.