Nasional

Pelatih PSIM akui timnya kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir

Pelatih PSIM akui timnya kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir

Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala baru PSIM Yogyakarta Risto Vidakovic mengatakan kekalahan Laskar Mataram dari Dewa United Banten FC karena timnya kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir.

PSIM gagal memetik poin di kandang sendiri saat mereka menjalani laga pekan kesembilan BRI Super League 2026/27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat, dengan skor 1-2.

"Kami sudah memainkan pertandingan yang cukup baik melawan tim dari papan atas klasemen. Namun memang kami kehilangan konsentrasi di 10 menit terakhir. Kami kebobolan karena tidak mampu membaca permainan lawan dengan baik,” kata Risto, dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu.

Pada laga ini, gol sundulan Ezequiel Vidal pada menit ke-66 menyamakan kedudukan dari gol penalti Denilson pada awal laga. PSIM hampir mendapatkan satu poin dari laga ini, tetapi gol Taisei Marukawa pada masa injury time tepatnya menit ke-90+5 membuat tim tuan rumah harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.

Ia mengatakan gol kemenangan yang berhasil dicetak Dewa United karena pada momen tersebut timnya bermain sedikit terbuka untuk melakukan serangan balik.

“Kami bermain melawan tim yang punya banyak pemain cepat di lini serang. Kami membuka ruang dan Dewa United akhirnya mencetak gol melalui serangan balik dari salah satu kesalahan yang kami lakukan,” kata dia menambahkan.

Walau mengaku kecewa dengan hasil akhir laga ini, Risto tetap memberikan apresiasi pada pemainnya yang sudah bekerja keras sepanjang laga. Risto melihat anak-anak asuhannya sudah tampil dengan semangat dan usaha maksimal.

“Sangat senang dengan usaha yang ditampilkan para pemain. Mereka sudah memberi segalanya di lapangan. Kami harus terus melangkah dengan semangat ini sambil juga berusaha meminimalisir kesalahan-kesalahan yang bisa berakibat fatal,” ucap Risto.

Kekalahan ini membuat PSIM tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara Super League dengan lima poin, sementara bagi Dewa United tambahan tiga poin ini menempatkan mereka sebagai pemuncak klasemen dengan 20 poin.