Politik

Pemerintah pastikan tidak ada cetak sawah di Taman Nasional Wasur

Pemerintah pastikan tidak ada cetak sawah di Taman Nasional Wasur
Tidak ada sama sekali investasi yang masuk di sana (Wasur)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq memastikan bahwa tidak ada pencetakan sawah maupun proyek strategis nasional (PSN) di kawasan Taman Nasional Wasur, Papua Selatan.

"Tidak ada sama sekali investasi yang masuk di sana (Wasur)," kata Faisol di Jakarta, Jumat, saat memberi keterangan kepada media.

Menurut dia, untuk lahan tebu yang sedang dibuka tidak masuk dalam kawasan Taman Nasional Wasur. Itu berada di sebelah barat.

Faisol mengatakan bahwa dari citra satelit pondok-pondok kecil yang berada di kawasan Taman Nasional Wasur juga merupakan milik dari warga sekitar.

"Kalau dari cita satelit itu semacam pondok-pondok kecil masyarakat. Saya sudah sering lewat Wasur melalui udara. Saya tidak melihat dalam skala luas ya relatif masih kearifan lokal di sana. Tidak ada sama sekali investasi," ujarnya.

Untuk itu, kata Faisol, dapat dipastikan bahwa kegiatan yang berlangsung di Taman Nasional Wasur masih sedikit dan tidak berskala besar.

Apalagi ujar dia, Wasur merupakan Taman Nasional yang keberadaannya wajib dilindungi dan tidak boleh digunakan untuk pencetakan sawah.

"Tidak boleh ada cetak sawah di sana. Saya rasa ketaatan pada asas tata ruang perlu kita jaga. Kita pastikan untuk Wasur tentu secara legal tidak ada kegiatan pencetakan sawah," katanya.

Ia memastikan bahwa pembangunan lahan tebu berada sisi sebelah barat dari Taman Nasional dan sudah dijaga ketat dengan batas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kebutuhan.