Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Jawa Timur, menyiagakan berbagai peralatan dan posko bencana serta memperkuat normalisasi sungai untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan.
"Kami instruksikan masing-masing kecamatan mengaktifkan posko bencana dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi," kata Bupati Sidoarjo Subandi dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Jumat.
Subandi menjelaskan sebanyak 17 unit pompa air, empat perahu karet, 51 kendaraan operasional, ambulans, 10 sepeda motor trail, dan 12 mobil pemadam kebakaran disiapkan untuk mendukung penanganan bencana.
Ia menyatakan, selain peralatan tersebut, Pemkab Sidoarjo menyediakan 40 tenda pengungsian, dua dapur umum, 20 generator set (genset), 50 gergaji mesin, serta 17 unit peralatan pompa.
Dirinya menjelaskan kesiapsiagaan juga didukung 32 rumah air yang tersebar di enam kecamatan, yakni di Kecamatan Taman, Tanggulangin, Sidoarjo, Waru, Candi, dan Porong, serta satu posko utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan empat posko wilayah di Tanggulangin, Porong, Candi, dan Jabon.
Di sisi lain, Subandi mengatakan normalisasi sungai dan saluran air terus dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA), terutama di wilayah Tanggulangin, Porong, dan Candi.
Ia menegaskan upaya pengendalian banjir juga dilakukan melalui pembangunan dam berukuran besar dan normalisasi sungai di wilayah Kedungpeluk, Kecamatan Candi, sementara titik-titik rawan banjir di kawasan perkotaan telah dipetakan.
Ia menjelaskan berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan di Sidoarjo diperkirakan berlangsung pada Desember 2026 hingga Maret 2027 dengan puncak curah hujan pada Februari 2027.
"Sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dan relawan harus terus diperkuat agar upaya mitigasi dan penanganan bencana berjalan optimal serta memberikan perlindungan bagi masyarakat," katanya.