Politik

Penembakan Massal, 6 Tewas, 2 Polisi Terluka, PM Polandia: Tragedi Luar Biasa

Penembakan Massal, 6 Tewas, 2 Polisi Terluka, PM Polandia: Tragedi Luar Biasa

JAKARTA -- Penembakan massal mengguncang Polandia setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara membabi buta terhadap warga di kawasan wisata bersejarah Kraków, Sabtu (7/11/2026). Sedikitnya enam orang tewas dan 16 lainnya terluka, termasuk dua anggota kepolisian serta pelaku yang akhirnya dilumpuhkan aparat.

Peristiwa yang terjadi di Main Market Square atau Rynek Główny itu memicu kepanikan ketika seorang pria mengendarai mobil memasuki kawasan alun-alun dan menembaki orang-orang yang berada di sekitarnya. Sejumlah pengunjung berlarian menyelamatkan diri ke restoran, kafe, dan bangunan di sekitar lokasi.

Pemerintah Polandia mengumumkan masa berkabung nasional selama dua hari, yakni Ahad (8/11/2026) hingga Senin (9/11/2026). Presiden Karol Nawrocki menetapkan keputusan tersebut setelah skala tragedi semakin besar dan aparat menemukan tiga jenazah tambahan di rumah terduga pelaku.

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyatakan penembakan itu merupakan tragedi luar biasa yang membutuhkan solidaritas nasional. Ia meminta seluruh elemen masyarakat mengutamakan penghormatan terhadap korban dan tidak menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan persaingan politik.

"Kita harus menunjukkan solidaritas luar biasa di semua tingkatan. Tidak ada tempat untuk permainan politik pada hari seperti ini," ujar Tusk dalam pernyataan yang diterbitkan kantor perdana menteri Polandia, Sabtu (7/11/2026).

Menurut pemerintah, enam korban yang tewas di lokasi penembakan terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki. Salah satu korban diketahui merupakan warga negara Inggris, sementara identifikasi terhadap korban lainnya masih berlangsung.

Penyelidikan awal juga mengarah pada kemungkinan keterkaitan pelaku dengan pandangan ultranasionalis dan ideologi sayap kanan ekstrem. Namun, kepolisian belum menetapkan motif penyerangan secara definitif karena pemeriksaan terhadap latar belakang pelaku masih berlangsung.

Pelaku Menembaki Warga dari Dalam Mobil

Penembakan bermula sekitar pukul 15.00 waktu setempat ketika seorang pria mengendarai mobil memasuki Main Market Square, kawasan bersejarah yang menjadi salah satu tujuan wisata utama di Polandia. Pria tersebut kemudian melepaskan tembakan dari kendaraan ke arah orang-orang yang berada di sekitar alun-alun.

Menurut Kepolisian Kraków, pelaku bergerak melintasi sejumlah titik di kawasan tersebut sambil terus menembaki warga. Akibatnya, korban ditemukan di beberapa lokasi yang berbeda dan petugas harus melakukan operasi penyelamatan secara bersamaan.

Juru Bicara Kepolisian Kraków Katarzyna Cisło menjelaskan bahwa pria tersebut mengenakan pakaian menyerupai seragam militer dan menggunakan senjata laras panjang. Aparat juga menemukan senjata tambahan dan amunisi di kendaraan yang digunakan pelaku.

Kawasan alun-alun yang biasanya ramai oleh wisatawan mendadak berubah menjadi lokasi operasi darurat. Polisi menutup akses menuju sejumlah jalan, sedangkan tim medis berupaya mengevakuasi korban yang mengalami luka tembak.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan orang-orang berlarian meninggalkan lokasi ketika suara tembakan terdengar. Rekaman lain menunjukkan petugas medis memberikan pertolongan kepada korban sebelum membawa mereka ke rumah sakit.

Menurut laporan Associated Press, seorang saksi menggambarkan kepanikan yang terjadi ketika pengunjung menyadari adanya pria yang menembaki orang-orang secara acak. Banyak warga mencari perlindungan di balik bangunan dan memasuki tempat usaha di sekitar alun-alun.

Kepolisian meminta masyarakat menjauhi lokasi dan mengikuti instruksi petugas. Pemerintah Kota Kraków juga mengaktifkan pusat penanganan krisis untuk membantu koordinasi aparat keamanan dan layanan kesehatan.

Trem Kota Ikut Diberondong Tembakan

Aksi pelaku tidak hanya mengancam pengunjung yang sedang berada di alun-alun. Sebuah trem angkutan umum juga terkena tembakan ketika melintas di kawasan Plac Wszystkich Świętych, tidak jauh dari pusat kota bersejarah tersebut.

Menurut keterangan resmi Pemerintah Kota Kraków, trem nomor satu mengalami kerusakan pada kaca ruang masinis setelah ditembak dari kendaraan yang sedang melintas. Beruntung, pengemudi dan seluruh penumpang tidak mengalami cedera dalam insiden tersebut.

Keterangan itu menjadi bagian dari penyelidikan yang menunjukkan bahwa penembakan berlangsung di lebih dari satu titik. Aparat sedang menelusuri lintasan kendaraan yang digunakan pelaku untuk merekonstruksi seluruh rangkaian kejadian.

Setelah melakukan penembakan, pelaku berusaha meninggalkan kawasan pusat kota. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga kendaraan yang digunakannya terlibat tabrakan dengan mobil lain di sekitar persimpangan Jalan Dietla dan Stradomska.

Menurut laporan media Polandia berdasarkan keterangan aparat, pelaku keluar dari kendaraannya dan kembali melepaskan tembakan ke arah petugas. Polisi membalas tembakan dan berhasil melumpuhkan pria tersebut.

Pelaku kemudian ditangkap dalam kondisi terluka dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Kepolisian menyatakan penyerangan dilakukan oleh satu orang yang telah berhasil diamankan.

Dua Polisi Terluka, Satu Ditembak Tiga Kali

Dua anggota kepolisian mengalami luka tembak ketika berusaha menghentikan pelaku. Salah seorang petugas dilaporkan terkena tiga tembakan dan harus menjalani operasi dalam kondisi sangat serius.

Menteri Dalam Negeri Polandia Marcin Kierwiński menyampaikan bahwa petugas yang terluka segera mendapatkan penanganan medis. Ia juga memberikan penghargaan kepada aparat yang merespons penembakan dalam waktu singkat.

Menurut Kierwiński, polisi mulai melakukan tindakan bersenjata terhadap pelaku sekitar tiga menit setelah laporan pertama diterima. Kepolisian Polandia kemudian menjelaskan bahwa patroli pertama mulai merespons hanya 23 detik setelah menerima panggilan darurat.

Kepala Kepolisian Polandia Marek Boroń menyebut sekitar 30 unit kepolisian terlibat dalam operasi penanganan penembakan. Personel kepolisian dikerahkan untuk menghentikan pelaku, mengevakuasi korban, dan mengamankan kawasan pusat kota.

Boroń menjelaskan bahwa kedua polisi yang terluka merupakan anggota yang bertugas di Kraków. Keduanya menjalani perawatan intensif setelah operasi medis.

"Keduanya berada dalam kondisi serius dan telah menjalani operasi. Saya berharap keadaan mereka membaik," ujar Boroń, sebagaimana diterjemahkan dari pernyataan resmi pemerintah Polandia.

Pemerintah juga membantah kabar yang sempat beredar bahwa seorang anggota polisi meninggal dunia. Berdasarkan informasi resmi terakhir yang dipublikasikan, dua petugas tersebut mengalami luka serius tetapi tidak termasuk dalam enam korban meninggal di alun-alun.