JAKARTA – DPP Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) memanggil 17 pemain untuk memperkuat Timnas Basket Indonesia menghadapi Ronde 2 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Nama Marques Bolden masuk dalam daftar pemain yang disiapkan untuk menghadapi persaingan di Mongolia pada 23 November hingga 1 Desember 2026.
Bolden dan Derrick Michael saat ini berkarier di kompetisi bola basket Jepang. Sementara itu, 15 pemain lainnya berasal dari sejumlah klub yang berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL).
Timnas Basket Indonesia akan menjalani persiapan di bawah arahan pelatih Koko Heru Nugroho. Ia akan dibantu dua asisten pelatih, Antonius Joko Endratmo dan Ismael, sementara posisi manajer tim dipercayakan kepada Ahmad Nuradin atau Adin.
Pemusatan latihan nasional (pelatnas) dimulai pada Kamis (5/11/2026) di GOR GMSB Kuningan, Jakarta Selatan. Namun, belum seluruh pemain dapat mengikuti latihan perdana karena sejumlah kendala kondisi fisik.
“Latihan perdana dimulai Kamis, 5 November 2026. Namun, belum semua pemain bisa hadir di latihan perdana ini,” kata Adin dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Sabtu (7/11/2026).
Ia menjelaskan, beberapa pemain masih mengalami kendala kebugaran maupun cedera ringan setelah mengikuti kompetisi IBL All Indonesian. Karena itu, mereka belum dapat bergabung dalam rangkaian awal pelatnas.
Menurut Adin, pemanggilan 17 pemain merupakan hasil diskusi dan kesepakatan antara DPP Perbasi, Badan Tim Nasional (BTN), serta jajaran pelatih. Komposisi pemain disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan taktis tim.
“Langkah ini diambil guna memenuhi target realistis Timnas Indonesia, yakni mengamankan minimal dua kemenangan di Round 2 demi memuluskan langkah menuju FIBA Window Qualifiers,” ujarnya.
Adin mengatakan, waktu persiapan yang tersedia akan dimanfaatkan untuk membentuk kondisi fisik dan mematangkan skema permainan. Rombongan Timnas Basket Indonesia dijadwalkan bertolak menuju Ulaanbaatar, Mongolia, pada Ahad (22/11/2026).
Keberangkatan lebih awal dimaksudkan untuk memberikan waktu adaptasi terhadap kondisi cuaca di negara tersebut. Adin menyebut suhu harian di Ulaanbaatar selama periode pertandingan diprediksi mencapai minus 5 hingga minus 25 derajat Celsius.
“Keputusan untuk berangkat dua hari lebih awal dari jadwal resmi diambil untuk memberikan waktu penyesuaian (aklimatisasi) bagi seluruh delegasi. Suhu harian di Ulaanbaatar selama periode pertandingan diprediksi berada di rentang ekstrem, yakni antara -5 derajat Celsius hingga -25 derajat Celsius,” jelas Adin.
Ia juga meminta dukungan masyarakat dan pencinta bola basket Indonesia agar para pemain, pelatih, dan ofisial dapat menjalani persiapan serta pertandingan dalam kondisi kesehatan dan kebugaran optimal.
Pada Ronde 2 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029, Indonesia tergabung di Grup F bersama Malaysia, Hong Kong, Thailand, Fiji, dan tuan rumah Mongolia. Meski grup tersebut dihuni enam tim, Indonesia dijadwalkan menjalani tiga pertandingan di M-Bank Arena, Ulaanbaatar.
Indonesia akan mengawali pertandingan dengan menghadapi Mongolia pada 26 November 2026. Sehari kemudian, tim Merah Putih bertemu Thailand sebelum menjalani laga ketiga melawan Fiji pada 29 November 2026, setelah jeda satu hari.
Secara keseluruhan, terdapat 12 tim yang bersaing pada Ronde 2 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Mereka terbagi ke dalam Grup E dan Grup F, masing-masing dihuni enam tim, dengan empat tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.
Sebanyak 17 pemain yang dipanggil Perbasi adalah Abraham Grahita, Ali Bagir, Antoni Erga, Argus Sanyudy, Brandon Jawato, Dame Diagne, Derrick Michael Xzavierro, Dio Tirta, Andakara Prastawa, Erick Junior, Galank Gunawan, Julian Chalias, Kelvin Sanjaya, Marques Bolden, Neo Pande, Rio Disi, dan Yudha Saputera.
Adapun susunan ofisial Timnas Basket Indonesia terdiri atas pelatih Koko Heru Nugroho, asisten pelatih Antonius Joko Endratmo dan Ismael, manajer Ahmad Nuradin, dokter tim Yusuf Ady Bimantara, serta fisioterapis Muhammad Iqbal.