Olahraga

Polisi Spanyol Selidiki Kematian Jesus de Miguel Imbas Duel Horor

Polisi Spanyol Selidiki Kematian Jesus de Miguel Imbas Duel Horor
Jakarta, CNN Indonesia

Kepolisian Spanyol selidiki kematian striker CD Tenerife  akibat benturan keras dengan kiper FC Andorra Jesus Owono dalam lanjutan divisi dua Liga Spanyol.

Kepolisian Nasional Spanyol mengonfirmasi penyelidikan tersebut pada Selasa (3/11). Berdasarkan hukum di Spanyol, kematian yang disebabkan faktor nonalami, termasuk kecelakaan, harus melalui penyelidikan yudisial untuk mengetahui penyebab dan kemungkinan adanya unsur pidana.

Namun, Kepala Jaksa Santa Cruz de Tenerife, Jose Luis Sanchez Jauregui menilai proses pidana kemungkinan tidak akan berlanjut. Hal itu karena benturan yang menyebabkan De Miguel mengalami kondisi fatal terjadi dalam situasi pertandingan.

Sanchez Jauregui menyampaikan penilaian tersebut kepada kantor berita Spanyol, EFE. Menurutnya, insiden yang terjadi saat kedua pemain berusaha memperebutkan bola menjadi pertimbangan dalam proses hukum.

De Miguel meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung menyusul benturan tersebut. Tenerife mengonfirmasi kabar kematian pemain berusia 30 Tahun itu pada Selasa (3/11), setelah dilarikan ke rumah sakit.

Insiden terjadi pada masa injury time pertandingan Senin (2/11). De Miguel sedang berusaha menjangkau bola panjang di dekat garis tengah ketika Owono berlari keluar dari area gawangnya untuk melakukan sapuan. Kiper Andorra itu kemudian menghantam bagian dada De Miguel dan langsung mendapat kartu merah.

Setelah benturan, De Miguel sempat meringkuk sambil memegangi tubuhnya selama beberapa detik sebelum terjatuh telentang. Owono yang awalnya berjalan meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah kemudian berbalik dan ikut menghampiri De Miguel bersama pemain lainnya. Pertandingan yang saat itu imbang 2-2 akhirnya dihentikan.

Tenerife menyatakan sangat terpukul atas kepergian De Miguel. Klub juga menyampaikan bahwa tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan kesedihan keluarga, orang-orang terdekat, dan seluruh komunitas Tenerife.

"Tidak ada kata-kata penghiburan. Sama sekali tidak ada apa pun yang bisa meringankan rasa duka yang mendalam ini. Kami turut berduka bersama keluarga yang berduka, orang-orang terkasihnya, dan seluruh komunitas Tenerife," demikian pernyataan klub.

Pemegang saham terbesar Tenerife, Rayco Garcia, mengatakan jenazah De Miguel akan dibawa ke Navahermosa, Toledo, sesuai permintaan keluarga. Garcia menyebut klub dan tim akan memberikan penghormatan terakhir kepada sang pemain.

Garcia juga mengajak seluruh pihak untuk saling menguatkan dalam menghadapi masa sulit tersebut. "Kita akan bersatu dan melewati semua ini bersama-sama," katanya.