Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto telah menerima kedatangan 10 mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/11/2026).
Dari visual yang tampak dalam unggahan di akun YouTube Sekretariat Presiden, mantan Kapolri yang mendatangi Prabowo di Hambalang di antaranya Rusman Hadi, Surojo Bimantoro, Da'i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri, Timur Pradopo, Sutarman, Badrodin Haiti, Roesdihardjo serta Tito Karnavian.
Para jenderal polisi itu terpantau datang diiringi oleh Kapolri Suyudi Ario Seto. Prabowo pun didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat menyambut kedatangan para eks kapolri itu. Tampak pula Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Kami bersama Kapolri pada masanya," kata Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat mengiringi kedatangan 10 jenderal eks Kapolri menemui Prabowo di Hambalang, Minggu (8/11/2026).
Belum diketahui pembahasan yang dilakukan para jenderal purnawiran polisi itu dengan Prabowo di Hambalang. Namun, kedatangan mereka terjadi setelah merebaknya isu dugaan penyadapan Prabowo oleh eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Pekan lalu, Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia menetapkan tersangka baru dalam dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access. Ia adalah Inspektur Jenderal Slamet Uliandi (SU) yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi TIK Polri.
Dalam konferensi pers di kantor Divisi Humas Polri, Kamis (5/11/2026), Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Suhermanto menyampaikan peningkatan status tersangka SU yang sebelumnya masih berstatus sebagai saksi.
"Berdasarkan hasil gelar perkara, maka penyidik menyimpulkan bahwa saudara SU telah terpenuhi unsur perbuatan melawan hukum," ujar Suhermanto.
Namun demikian, menurut dia, SU belum ditahan lantaran menderita penyakit stroke.
Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang tersangka dalam status ini. Salah satunya adalah mantan Kepala Staf Kepresidenan yang juga eks Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
[Gambas:Video CNBC]