Nasional

PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Liga 2 Usai Kalahkan PSGC Ciamis 2-1

PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Liga 2 Usai Kalahkan PSGC Ciamis 2-1

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU, – PSPS Pekanbaru berhasil memuncaki klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2026/2027. Kepastian ini diraih setelah tim berjuluk Askar Bertuah itu mengalahkan PSGC Ciamis dengan skor 2-1 di Stadion Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Minggu malam.

Dengan kemenangan ini, PSPS menutup putaran pertama musim dengan koleksi 22 poin. Mereka unggul dua angka atas pesaing terdekatnya, PSMS Medan. Meski bertengger di puncak, pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, menegaskan bahwa timnya akan tetap melakukan evaluasi menyeluruh.

"Kita tetap evaluasi meski peringkat satu, ini pencapaian cukup baik, perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Perlu kerjasama seluruh elemen dan rehat ini kita harap pemain jaga kondisi," kata Akhyar Ilyas dalam konferensi pers usai pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Laga melawan PSGC Ciamis berlangsung dramatis. PSPS Pekanbaru sempat tertinggal lebih dahulu 0-1 akibat kesalahan pemain sendiri. Gol untuk tim tamu tercipta sangat cepat pada menit pertama melalui aksi Jihan Bonila.

Akhyar Ilyas mengakui timnya mengawali laga dengan kurang baik. Namun, PSPS berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-23. Gol penyama dicetak oleh Pramudya Dwi Trenady melalui sundulan memanfaatkan tendangan sudut.

Tim tuan rumah akhirnya mampu membalikkan keadaan pada menit ke-35 lewat titik putih. Hadiah penalti diberikan kepada PSPS setelah wasit mengecek VAR dan menyatakan pemain PSGC Ciamis menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang, yang juga berawal dari situasi tendangan sudut.

Kapten sekaligus striker PSPS, Antonio Gramadoni, sukses mengeksekusi penalti tersebut. Keunggulan 2-1 untuk PSPS Pekanbaru bertahan hingga akhir babak pertama. Pada babak kedua, kedua tim saling melancarkan inisiatif serangan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.

Sementara itu, Pelatih PSGC Ciamis, Herry Kiswanto, menceritakan bahwa timnya sebenarnya bermain cukup baik pada awal babak pertama hingga mampu mencetak gol. Akan tetapi, timnya kebobolan dua gol yang kedua-duanya berawal dari servis tendangan sudut.

"Secara permainan kami bisa memberi perlawanan. Pada babak pertama tensi permainan cukup tinggi karena tuan rumah meningkatkan intensitas permainan hingga konsentrasi terganggu," ujar Herry Kiswanto.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara