Nasional

Sebanyak 945 personel gabungan siaga amankan Pilkades Pacitan

Sebanyak 945 personel gabungan siaga amankan Pilkades Pacitan

Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 945 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (8/11).

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan pengerahan personel tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara berlangsung aman dan lancar.

"Besok, kita akan memasuki salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026, yaitu tahap pemungutan dan penghitungan suara yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 November 2026," kata Ayub saat apel pergeseran dan pembekalan personel di halaman Markas Polres Pacitan, Sabtu.

Ia mengatakan tahapan tersebut berpotensi meningkatkan kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), antara lain sabotase, intimidasi, konflik antarpedukung calon kepala desa, serta praktik politik uang.

Pengamanan difokuskan pada 50 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan.

Dari total 945 personel yang disiagakan, sebanyak 515 personel berasal dari Polres Pacitan, 60 personel bantuan kendali operasi (BKO) Satuan Brimob Polda Jawa Timur, 90 personel TNI, 30 personel Satpol PP Kabupaten Pacitan, dan 250 personel Linmas.

Ayub menjelaskan pola pengamanan disesuaikan dengan tingkat kerawanan setiap TPS. Untuk kategori kurang rawan, pengamanan melibatkan lima personel Polri, lima anggota Linmas, dan satu personel TNI.

Sementara itu, TPS kategori rawan diperkuat dengan 10 personel Polri, enam anggota Linmas, dan satu personel TNI.

Selain personel yang ditempatkan di TPS, Polres Pacitan juga menyiapkan pasukan cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan dan situasi kontingensi.

Kekuatan cadangan tersebut terdiri atas dua satuan setingkat peleton (SST) Dalmas, dua SST Brimob Polda Jawa Timur, 67 personel Power on Hand, 40 personel TNI, serta enam personel Satpol PP.

Personel cadangan akan ditempatkan di sejumlah wilayah berdasarkan pembagian rayon untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan keamanan.

Ayub meminta seluruh personel memperkuat sinergi dan koordinasi dengan instansi terkait serta masyarakat selama pelaksanaan Pilkades.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis, profesionalisme, dan netralitas aparat dalam mengawal seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

"Jangan berpihak kepada salah satu calon maupun kelompok pendukung tertentu," katanya.

Selain itu, seluruh personel diminta memahami karakteristik wilayah penugasan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga kesehatan dan kekompakan agar pengamanan berjalan optimal.