Pasokan kartu grafis Nvidia RTX 50 Series dilaporkan mengalami kelangkaan parah di pasar China. Kondisi ini membuat sejumlah produsen kartu grafis terpaksa memutar otak dan mengarahkan para distributor untuk kembali berfokus menjual kartu grafis generasi terdahulu, seperti RTX 3060 dan RTX 3050.
Laporan dari media rantai pasok China, ChannelGate, menyebutkan bahwa beberapa manufaktur bahkan sudah kehabisan stok lini RTX 50. Produsen yang masih memiliki sisa stok terpaksa mengirimkan unit dalam jumlah terbatas dengan patokan harga yang lebih tinggi.
Guna mengantisipasi kekosongan barang di tingkat distributor, para produsen menyarankan penjualan varian RTX 3060 versi 12GB dan 8GB, serta RTX 3050. Beberapa kartu AMD Radeon juga ikut disodorkan sebagai alternatif, meskipun harganya diprediksi tidak akan menjadi lebih murah.
Kelangkaan lini RTX 50 ini dipicu oleh beberapa faktor utama, mulai dari munculnya gelombang baru permintaan dari penambang kripto, maraknya transaksi menjelang musim belanja online di China, hingga keputusan Nvidia yang sempat memangkas volume produksi RTX 50 akibat krisis pasokan memori berbasis AI.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada merangkaknya harga kartu grafis lama. Di pasar global, harga RTX 3060 versi 12GB yang sempat dirilis ulang di harga 329,99 dolar AS melesat naik hingga menyentuh 479,99 dolar AS, bahkan lebih mahal dibanding seri yang lebih baru.
RTX 3060 Kembali Kuasai Survei Steam
Dinamika pasar ini turut tercermin dalam laporan survei perangkat keras Steam periode Oktober 2026. Kartu grafis RTX 3060 kembali merebut posisi puncak dengan pangsa pengguna 3,62 persen, menggeser posisi RTX 5070 yang berada di urutan kedua dengan 3,56 persen.
Selain sektor kartu grafis, kapasitas memori RAM 16GB juga kembali menjadi ukuran yang paling banyak digunakan oleh para pemain game di Steam dengan raihan 41,42 persen. Pergeseran statistik ini dipengaruhi oleh fluktuasi jumlah partisipan survei asal China yang mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya.
Keterbatasan pasokan GPU kelas atas ini diperkirakan masih akan membayangi pasar komponen komputer hingga akhir tahun, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (4/11/2026).