Nasional

Tim gabungan evakuasi jenazah terakhir korban kecelakaan heli MI-17V5

Tim gabungan evakuasi jenazah terakhir korban kecelakaan heli MI-17V5

Jakarta (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah prajurit TNI AD korban kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI atas nama Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat.

Dalam siaran pers TNI AD yang diterima di Jakarta, dijelaskan jenazah ditemukan berkat kerja sama tim SAR yang terdiri atas TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Proses evakuasi bermula ketika tim menemukan bangkai helikopter di dasar dasar sungai.

"Tim gabungan lalu membalikkan badan helikopter yang berada di dasar perairan dengan cara ditarik pakai kapal tugboat sehingga tim penyelam dapat menjangkau dan mengevakuasi korban dari dalam badan heli," seperti dikutip siaran pers tersebut.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan kapal menuju Pelabuhan Segintung untuk selanjutnya diantar ke RSUD Kuala Pembuang.

Dengan demikian, seluruh korban meninggal kecelakaan helikopter telah dievaluasi.

Kronologi

Kecelakaan bermula ketika helikopter lepas landas dari Kuala Pembuang, Rabu (4/11), pukul 09.55 WIB. Para prajurit dalam helikopter Mi 17V5 tersebut bertugas untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah.

Saat mengambil air di perairan Desa Sungai Perlu untuk operasi water bombing, helikopter mengalami kendala terbang dan jatuh di ke perairan.

Sesaat setelah peristiwa itu, TNI AD langsung mengirimkan personel untuk mengevakuasi para kru lewat jalur udara.

"Upaya penyelamatan tersebut diprioritaskan untuk memastikan seluruh personel mendapatkan pertolongan secepatnya," seperti dikutip siaran pers TNI AD.

Kecelakaan itu mengakibatkan tiga prajurit TNI AD gugur, yaitu Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar dan Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo.

Sedangkan lima kru helikopter yang selamat terdiri atas Kapten CPN Febri, Letda CPN Fercis, Pratu Gilang, Serka Kadiya dan Kapten CPN Suganda.