Jakarta (ANTARA) - Alexander Zverev mengawali kiprahnya sebagai petenis nomor satu dunia dengan hasil mengecewakan dengan tersingkir dari Paris Masters 2026 usai kalah dari Lorenzo Musetti pada babak kedua turnamen ATP Masters 1000 tersebut.
Musetti menundukkan Zverev dalam dua set langsung dengan skor 7-6(5), 6-2 sekaligus merusak penampilan perdana sang petenis sebagai penghuni peringkat teratas ATP.
"Saya cukup terkejut dengan level permainan yang mampu saya tampilkan menghadapi Sascha, yang melakukan servis dengan sangat baik, terutama pada set pertama. Pertandingan berlangsung sangat ketat dan bisa dimenangkan oleh siapa saja," kata Musetti dikutip dari ATP, Kamis.
Zverev sebenarnya berpeluang mengamankan set pertama setelah unggul 5-2 pada tie-break. Namun, Musetti mampu membalikkan keadaan dengan merebut lima poin secara beruntun untuk mengamankan set pembuka. Petenis Italia itu kemudian tampil semakin percaya diri pada set kedua hingga memastikan kemenangan.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Zverev yang baru pertama kali bertanding sejak mencapai peringkat satu dunia. Dia tercatat sebagai petenis ke-30 dalam sejarah yang berhasil menduduki posisi teratas ATP Rankings.
Sebaliknya, kemenangan itu mempertegas kebangkitan Musetti setelah melewati musim 2026 yang diwarnai sejumlah masalah cedera. Salah satu momen sulitnya terjadi ketika dia mengundurkan diri saat unggul dua set atas Novak Djokovic pada perempat final Australian Open.
Petenis berusia 24 tahun itu kini mulai menemukan kembali performa terbaiknya dalam rangkaian turnamen lapangan keras dalam ruangan di Eropa. Setelah mengakhiri puasa gelar selama empat tahun dengan menjuarai turnamen Lyon bulan lalu, Musetti telah memenangi delapan dari sembilan pertandingan terakhirnya di level tur.
Kemenangan atas Zverev juga menjadi kemenangan keduanya atas petenis yang berstatus nomor satu dunia.
Pada babak ketiga, Musetti akan menghadapi petenis tuan rumah Luca Van Assche yang menyingkirkan unggulan ke-15 Learner Tien dengan skor 7-6(4), 6-4.
Van Assche mencatat kemenangan keduanya atas petenis 20 besar dunia. Sebelumnya, dia juga mengalahkan Andrey Rublev dalam perjalanan meraih gelar ATP Tour pertamanya di Estoril pada Juli.
Pada pertandingan lainnya, petenis Prancis Quentin Halys membuat kejutan dengan mengalahkan Frances Tiafoe melalui pertarungan tiga set, 6-3, 1-6, 7-6(9). Halys harus menyelamatkan empat match point sebelum memastikan kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 57 menit.
Hasil tersebut memperkecil peluang Tiafoe untuk tampil pada ATP Finals sekaligus memastikan petenis Prancis Arthur Fils lolos ke turnamen penutup musim itu untuk pertama kalinya.
Halys selanjutnya akan menghadapi Tommy Paul yang melaju setelah mengalahkan Daniel Merida dengan skor telak 6-1, 6-1.
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026