Teknologi

AI hingga Cloud Makin Dekat dengan Kehidupan, Seberapa Siap Jaringan Indonesia?

AI hingga Cloud Makin Dekat dengan Kehidupan, Seberapa Siap Jaringan Indonesia?

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas masyarakat Indonesia semakin lekat dengan . Belajar, bekerja, berkomunikasi, menikmati hiburan, berbelanja, hingga mengembangkan bisnis kini banyak dilakukan melalui internet. Konektivitas digital pun bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas sehari-hari.

Di saat yang sama, perkembangan AI, cloud, video streaming, gaming, dan berbagai layanan digital baru membuat kebutuhan terhadap konektivitas ikut berkembang. Kondisi ini memunculkan pertanyaan: ketika kehidupan semakin digital, jaringan seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan Indonesia agar masyarakat tidak hanya tetap terhubung, tetapi juga dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dan menghadapi kebutuhan masa depan?

Dari Browsing hingga AI, Aktivitas Digital Makin Beragam

Cara masyarakat menggunakan internet terus berkembang. Jika sebelumnya koneksi internet banyak digunakan untuk browsing, berkirim pesan, atau mengakses media sosial, kini aktivitas digital semakin kompleks dan membutuhkan dukungan konektivitas yang lebih mumpuni.

Dalam aktivitas sehari-hari saja, satu orang dapat melakukan video conference sambil mengakses dokumen berbasis cloud, mengunggah konten beresolusi tinggi, hingga menikmati streaming dan gaming. Belum lagi AI yang semakin banyak dimanfaatkan untuk membantu mencari informasi, mengolah data, membuat konten, hingga menunjang pekerjaan.

Perubahan tersebut membuat kebutuhan terhadap jaringan ikut meningkat. Bukan hanya untuk memastikan perangkat tetap terkoneksi, tetapi juga mendukung proses pertukaran data yang semakin besar dan beragam. Konektivitas digital yang memadai pada akhirnya menjadi salah satu fondasi penting agar perkembangan teknologi dapat benar-benar menunjang produktivitas digital masyarakat.

Jaringan Masa Kini Tak Cukup Hanya Mengandalkan Kecepatan

Ketika aktivitas digital semakin beragam, koneksi yang cepat saja belum tentu cukup. Pengalaman menggunakan internet juga dipengaruhi oleh stabilitas, latensi, kapasitas jaringan, serta cakupan jaringan yang memadai.

Bayangkan saat sedang melakukan rapat virtual, misalnya. Kecepatan tinggi tentu dibutuhkan, tetapi jaringan stabil dan jaringan andal juga berperan agar komunikasi dapat berlangsung tanpa gangguan. Begitu pula saat bermain game online, mengakses aplikasi berbasis cloud, atau menonton video beresolusi tinggi yang membutuhkan respons jaringan secara konsisten.

Karena itu, pengembangan teknologi jaringan perlu melihat pengalaman pengguna secara menyeluruh. Kecepatan, stabilitas, coverage atau cakupan, dan kapasitas perlu berjalan beriringan untuk mengakomodasi kebutuhan yang berbeda-beda.

Terlebih, perkembangan AI dan cloud berpotensi membuat pola penggunaan internet terus berubah. Jaringan bukan hanya dituntut untuk menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga perlu memiliki kesiapan menghadapi teknologi dan layanan baru yang akan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.

Indonesia Membutuhkan Infrastruktur yang Siap Mengikuti Perubahan

Kebutuhan tersebut membuat pembangunan infrastruktur digital memiliki peran penting dalam perjalanan transformasi digital Indonesia. Semakin banyak masyarakat dan sektor industri mengandalkan teknologi, semakin besar pula kebutuhan terhadap infrastruktur yang mampu mengikuti pertumbuhan lalu lintas data dan perubahan pola penggunaan internet.

Modernisasi jaringan menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Peningkatan kapasitas jaringan diperlukan untuk mengakomodasi trafik yang terus berkembang, sementara perluasan jaringan membantu menghadirkan konektivitas ke lebih banyak pengguna dan wilayah.

Di sisi lain, kehadiran jaringan 5G membuka peluang untuk mengakomodasi kebutuhan digital yang semakin kompleks. Dengan kecepatan yang lebih tinggi dan latensi lebih rendah, teknologi 5G dapat menjadi bagian dari fondasi untuk berbagai inovasi digital di masa depan.

Artinya, investasi jaringan tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik. Pengembangannya perlu berlangsung secara berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas, modernisasi jaringan, dan perluasan 5G agar infrastruktur yang tersedia dapat terus relevan mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat.

Peran XLSMART dalam Membangun Jaringan untuk Generasi yang Semakin Digital

Upaya mempersiapkan infrastruktur untuk kebutuhan tersebut juga dilakukan XLSMART melalui pengembangan teknologi dan investasi jaringan. Salah satunya melalui XL 5G dan XL Ultra 5G+, yang menjadi bagian dari penguatan konektivitas digital bagi masyarakat.

Kualitas jaringan XL mendapatkan pengakuan dalam laporan Speedtest Awards periode Q1–Q2 2026 dari Ookla. Berdasarkan Speedtest Connectivity Score, XL mencatat skor 71,74. Median kecepatan download mencapai 75,80 Mbps dan upload 23,16 Mbps, dengan Speed Score sebesar 60,96.

Pengalaman penggunaan sehari-hari juga menjadi bagian dari penilaian tersebut. XL mencatat skor browsing 87,66 dengan waktu membuka halaman web kurang dari dua detik. Untuk streaming, jaringan XL mampu menyajikan video Full HD 1080p dengan tingkat kelancaran tanpa buffering lebih dari 99%.

Penguatan jaringan juga dilakukan melalui perluasan 5G. Pada jaringan 5G, XL mencatat Speedtest Connectivity Score 72,12 dengan median kecepatan unduh 149,08 Mbps dan unggah 29,66 Mbps pada semester I 2026. XL Ultra 5G+ sendiri menawarkan performa kecepatan hingga 500 Mbps yang telah diverifikasi Ookla.

Dari sisi coverage, XL Ultra 5G+ telah *tersedia di lebih dari 70 kota/kabupaten di Indonesia, termasuk di antaranya* DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Denpasar. Cakupan jaringan tersebut juga disebut akan terus diperluas ke wilayah lainnya

Performa tersebut turut mengantarkan XL meraih sejumlah pengakuan dari Ookla, yakni Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G Network, dan Best 5G Video Experience di Indonesia. XL Ultra 5G+ juga diposisikan sebagai Jaringan No. 1 tercepat versi Ookla Awards.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa membangun jaringan terbaik bukan hanya persoalan menghadirkan jaringan tercepat. Kecepatan perlu didukung stabilitas, kapasitas, cakupan, serta pengembangan teknologi jaringan yang mampu mengikuti perubahan kebutuhan pengguna.

Di tengah semakin dekatnya AI, cloud, dan berbagai teknologi baru dengan kehidupan sehari-hari, kesiapan infrastruktur menjadi semakin relevan. Melalui modernisasi dan perluasan jaringan, termasuk pengembangan jaringan 5G, XLSMART membangun fondasi konektivitas yang dapat mendukung generasi Indonesia untuk terus beradaptasi, berkarya, dan meningkatkan produktivitas digital di masa depan.