Ekonomi

Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan sampai 6 November 2026, 9 perusahaan masih antre untuk melantai, sementara 19 penerbit menyiapkan 29 emisi obligasi dan sukuk.

Berdasarkan data pipeline BEI 2026 dikutip Sabtu (7/11/2026), calon IPO didominasi sektor healthcare, sedangkan antrean obligasi paling banyak berasal dari sektor keuangan dan infrastruktur.

Hingga kemarin, sebanyak 7 perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun senilai Rp2,16 triliun. "Hingga saat ini, terdapat 9 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," tulis otoritas Bursa.

Empat dari sembilan calon emiten, atau 44,4%, berasal dari sektor healthcare. Sektor basic materials dan energy masing-masing menyumbang dua perusahaan, dan financials satu perusahaan. Tidak ada calon emiten dari sektor lain, termasuk technology, consumer cyclicals, dan properti.

Dari sisi ukuran, lima perusahaan tergolong aset skala menengah (Rp50 miliar sampai Rp250 miliar), tiga perusahaan skala besar (di atas Rp250 miliar), dan satu perusahaan skala kecil (di bawah Rp50 miliar). Klasifikasi ini mengacu pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017.

Di sisi utang, telah terbit 156 emisi dari 67 penerbit dengan dana Rp157,73 triliun. Di pipeline masih ada 29 emisi dari 19 penerbit, dengan rincian 3 perusahaan dari sektor basic materials dan sektor energi, 4 perusahaan keuangan, 1 perusahaan dari sektor healthcare, industrials, properties & real estate, dan transportation & logistic, kemudian 5 dari sektor infrastruktur.

Untuk pipeline rights issue, per 6 November 2026 BEI mencatat terdapat 16 emiten yang telah menerbitkan saham baru dengan total nilai Rp37,35 triliun.

"Serta masih terdapat 1 perusahaan tercatat dalam pipeline rights issue dengan rincian 1 perusahaan dari sektor properties & real estate," tulis BEI.

[Gambas:Video CNBC]